BLOG ANAK BETAWI ASLI (BABA)

Jiwa Pendidik; Catatan Cinta dan Cerita Goresan Hidup Abi Thoufur

MRWM - Maulidur Rosul - Episode 21

MAULIDUR ROSUL
Abdul Hamid Judah As-Sahhar

Bisikan Para Peramal: Akhir Sebuah Imperium dan Awal Kehadiran Sang Pembawa Cahaya

Di ruang singgasana yang dingin, para peramal ketakutan membisikkan nubuat tentang kehancuran kekaisaran oleh kaum yang berkhitan. Mereka mencari ke mana-mana, namun mereka lupa melihat ke arah bukit Shafa, di mana cahaya masa depan sedang mulai menyinari dunia.

نَشِبَتِ الْغَيْرَةُ بَيْنَ رُومَا عَاصِمَةِ الدَّوْلَةِ الرُّومَانِيَّةِ الْقَدِيمَةِ ، وَالْقُسْطَنْطِينِيَّةِ عَاصِمَةِ الدَّوْلَةِ الرُّومَانِيَّةِ الشَّرْقِيَّةِ ، فَرُومَا فِي أَيَّامِ الرُّسُلِ كَانَتْ أَفْضَلَ الْأَمَاكِنِ لِتَكُونَ الْعَاصِمَةَ الدِّينِيَّةَ لِلدَّوْلَةِ ، فَبُطْرُسُ أَمِيرُ الرُّسُلِ خَتَمَ حَيَاتَهُ أَسْقُفًا لِرُومَا ، فَلَمَّا فَقَدَتْ رُومَا مَرْكَزَهَا السِّيَاسِيَّ وَلَمْ تَعُدْ عَاصِمَةَ الْعَالَمِ بَعْدَ أَنْ بَنَى قُسْطَنْطِينُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةَ وَاتَّخَذَهَا قَصَبَةَ إِمْبَرَاطُورِيَّتِهِ الْجَدِيدَةِ ، تَشَبَّثَتْ رُومَا بِمَرْكَزِهَا الدِّينِيِّ وَعَضَّتْ كَنِيسَتُهَا بِالنَّوَاجِذِ عَلَى انْتِسَابِهَا إِلَى بُطْرُسَ الرَّسُولِ وَتَمَسَّكَتْ بِمَقَامِهَا السَّامِي .
Kecemburuan pecah antara Roma, ibu kota Kekaisaran Romawi Kuno, dan Konstantinopel, ibu kota Kekaisaran Romawi Timur. Roma pada masa para rasul adalah tempat terbaik untuk menjadi ibu kota keagamaan bagi negara, karena Petrus, pemimpin para rasul, mengakhiri hidupnya sebagai uskup di Roma. Ketika Roma kehilangan pusat politiknya dan tidak lagi menjadi ibu kota dunia setelah Konstantinus membangun Konstantinopel dan menjadikannya sebagai pusat kekaisaran barunya, Roma tetap bersikeras mempertahankan pusat keagamaan mereka. Gerejanya berpegang teguh dengan sekuat tenaga pada penisbatannya kepada Rasul Petrus dan mempertahankan kedudukannya yang tinggi.
وَكَانَتْ كَنِيسَةُ رُومَا تَبْغَضُ كَنِيسَةَ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ كُلَّ الْبُغْضِ ، وَكَانَ التَّنَافُسُ بَيْنَهَا وَبَيْنَ غَرِيمَتِهَا أَشْبَهَ بِالتَّنَافُسِ بَيْنَ الرُّومَانِ وَالْفُرْسِ ، لِكَأَنَّمَا أَصْبَحَتِ الْخِدْمَةُ الدِّينِيَّةُ تَنَافُسًا عَلَى مَغَانِمَ دُنْيَوِيَّةٍ حَتَّى إِنَّ كَنِيسَةَ رُومَا كَرِهَتْ كُلَّ الْكَرَاهِيَةِ أَنْ تُصْبِحَ كَنِيسَةُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ فِي الْمَقَامِ الثَّانِي بَعْدَهَا ! .
Gereja Roma sangat membenci Gereja Konstantinopel, dan persaingan antara Roma dan saingannya itu layaknya persaingan antara bangsa Romawi dan Persia, seolah-olah pelayanan keagamaan telah berubah menjadi perebutan keuntungan duniawi, hingga Gereja Roma benar-benar tidak sudi jika Gereja Konstantinopel menempati urutan kedua setelah dirinya!
كَانَتِ الْقُسْطَنْطِينِيَّةُ تَقُولُ إِنَّهَا رُومَا الْجَدِيدَةُ وَمِنْ حَقِّ كَنِيسَتِهَا أَنْ تَكُونَ الْكَنِيسَةَ التَّالِيَةَ لِكَنِيسَةِ رُومَا ، وَلَكِنَّ كَنِيسَةَ رُومَا قَالَتْ إِنَّ كَنِيسَةَ الْإِسْكَنْدَرِيَّةِ هِيَ الْكَنِيسَةُ الثَّانِيَةُ بَعْدَهَا لِأَنَّ مُؤَسِّسَهَا مَرْقُصَ الرَّسُولَ ، وَرُومَا لَا تَعْتَرِفُ إِلَّا بِالْكَنَائِسِ الَّتِي أَسَّسَهَا الرُّسُلُ .
Konstantinopel menyatakan bahwa dirinya adalah Roma Baru, dan gerejanya berhak menjadi gereja berikutnya setelah Gereja Roma. Namun, Gereja Roma berpendapat bahwa Gereja Aleksandria-lah gereja kedua setelahnya karena pendirinya adalah Rasul Markus, dan Roma tidak mengakui kecuali gereja-gereja yang didirikan langsung oleh para rasul.
وَزَادَ مَرَارَةَ الْمَوْقِفِ وَانْقِسَامَ الْعَالَمِ الْمَسِيحِيِّ الْخِلَافُ الَّذِي شَجَرَ بَيْنَ الْإِسْكَنْدَرِيَّةِ وَالْقُسْطَنْطِينِيَّةِ حَوْلَ طَبِيعَةِ الْمَسِيحِ وَالْتِجَاءُ كُلٍّ مِنْهُمَا إِلَى رُومَا لِالْتِمَاسِ التَّأْيِيدِ، وَأَحَسَّتْ رُومَا خَطَرَهَا فَظَلَّتْ مُسْتَمْسِكَةً بِأَنَّ رَأْيَهَا وَوِجْهَةَ نَظَرِهَا يَنْبَغِي أَنْ يَسُودَ دُونَ مُنَاقَشَةٍ، عَلَى حِينِ أَنَّ الْقُسْطَنْطِينِيَّةَ كَانَتْ تَقْبَلُ مَا تُذِيعُهُ رُومَا مَا إِنْ أَقَرَّهُ مَجْلِسٌ مَسْكُونِيٌّ ، بَيْنَمَا كَانَتِ الْإِسْكَنْدَرِيَّةُ تُؤْثِرُ أَنْ تَنْفَصِلَ عَنْ كَنِيسَةِ رُومَا وَأَنْ تُعَارِضَ بَعْضَ مَا يَتَقَرَّرُ فِي الْمَجَالِسِ الْمَسْكُونِيَّةِ عَنْ أَنْ تَتَخَلَّى عَنْ لَاهُوتِهَا .
Kepahitan situasi dan perpecahan dunia Kristen semakin diperparah oleh perselisihan yang terjadi antara Aleksandria dan Konstantinopel mengenai kodrat (tabiat) Kristus, serta bersandarnya masing-masing dari keduanya kepada Roma untuk mencari dukungan. Roma merasakan posisi pentingnya ini, sehingga tetap bersikeras bahwa pendapat dan pandangannyalah yang harus menang tanpa perdebatan. Sementara Konstantinopel hanya menerima apa yang disebarkan Roma jika telah disetujui oleh konsili ekumenis, sedangkan Aleksandria lebih memilih untuk memisahkan diri dari Gereja Roma dan menentang sebagian keputusan konsili ekumenis daripada harus melepaskan teologinya.
لَمْ يَعِشِ الْإِسْلَامُ الَّذِي جَاءَ بِهِ السَّيِّدُ الْمَسِيحُ عَلَى الْأَرْضِ طَوِيلًا فَقَدْ كَانَ مِنْ سُوءِ حَظِّ الدِّينِ الْجَدِيدِ أَنْ احْتَلَّ بُولُسُ مَقْعَدَ السَّيِّدِ الْمَسِيحِ فَغَمَرَ الدِّينَ بِالْفَلْسَفَةِ الرِّوَاقِيَّةِ وَأَسَاطِيرِ الْوَثَنِيِّينَ ، وَكَانَ مِنْ سُوءِ حَظِّهِ أَنْ اعْتَنَقَ قُسْطَنْطِينُ الْوَثَنِيُّ دِينَ بُولُسَ فَابْتَدَعَ بِدْعَةَ الْمَجَالِسِ الْمَسْكُونِيَّةِ الَّتِي كَانَ لَهَا حَقُّ التَّشْرِيعِ الدِّينِيِّ ، وَقَدْ كَانَتْ تِلْكَ الْمَجَالِسُ تَخْضَعُ لِهَوَى الْأَبَاطِرَةِ فَكَانَتْ تُحَرِّمُ فِي بَعْضِهَا بَعْضَ مَا كَانَتْ قَدْ أَحَلَّتْهُ مِنْ قَبْلُ وَتُحِلُّ مَا كَانَتْ قَدْ حَرَّمَتْهُ . وَكَانَتِ الْمَجَالِسُ الْمَسْكُونِيَّةُ السَّبْعَةُ تُعَدُّ هِيَ وَالْكُتُبُ الْمُقَدَّسَةُ الَّتِي سَلِمَتْ مِنْ يَدِ قُسْطَنْطِينُ أَسَاسًا لِلْعَقِيدَةِ الْأُرْثُوذُكْسِيَّةِ .
Ajaran berserah diri (Islam/kemurnian tauhid) yang dibawa oleh Al-Masih tidak bertahan lama di bumi. Merupakan nasib buruk bagi agama baru ini ketika Paulus menduduki posisi Al-Masih, lalu menenggelamkan agama tersebut dengan filsafat Stoa dan mitologi kaum pagan. Nasib buruk lainnya adalah ketika Konstantinus yang pagan memeluk agama versi Paulus ini, lalu menciptakan bid'ah konsili-konsili ekumenis yang memiliki hak legislasi agama. Konsili-konsili tersebut tunduk pada kehendak para kaisar; sebagian konsili mengharamkan apa yang sebelumnya mereka halalkan, dan menghalalkan apa yang sebelumnya mereka haramkan. Tujuh konsili ekumenis beserta kitab-kitab suci yang selamat dari tangan Konstantinus pun dijadikan sebagai dasar bagi akidah Ortodoks.
اجْتَمَعَ كُلُّ مَجْلِسٍ مِنْ تِلْكَ الْمَجَالِسِ لِلْبَتِّ فِي نُقْطَةٍ خَاصَّةٍ مِنْ نُقَطِ اللَّاهُوتِ وَلِإِصْدَارِ حُكْمِهِ ضِدَّ زَنْدَقَةٍ مُعَيَّنَةٍ ، وَقَدِ انْتَصَرَتِ النَّصْرَانِيَّةُ عَلَى الْوَثَنِيَّةِ وَهِيَ تَخُوضُ إِحْدَى حُرُوبِهَا الْأَهْلِيَّةِ يَوْمَ كَانَ أَتْبَاعُ آرِيُوسَ يُحَاوِلُونَ بِإِنْكَارِهِمُ الْأُلُوهِيَّةَ التَّامَّةَ لِلْمَسِيحِ أَنْ يُؤَسِّسُوا فِكْرَةً عَنِ الرُّبُوبِيَّةِ تَنْطَوِي عَلَى قَدْرٍ أَكْبَرَ مِنَ التَّوْحِيدِ .
Setiap konsili dari konsili-konsili tersebut berkumpul untuk memutuskan poin khusus dari poin-poin teologi dan untuk mengeluarkan keputusannya terhadap kesesatan tertentu. Kekristenan berhasil menang atas paganisme saat ia sedang mengarungi salah satu perang internalnya, yaitu ketika para pengikut Arius mencoba—dengan menolak ketuhanan mutlak bagi Kristus—untuk membangun sebuah konsep ketuhanan yang mengandung porsi tauhid (keesaan) yang lebih besar.
وَأَصْدَرَ أَوَّلُ مَجْلِسٍ مَسْكُونِيٍّ وَهُوَ مَجْمَعُ نِيقِيَةَ قَرَارًا بِاسْتِنْزَالِ اللَّعْنَةِ عَلَيْهِمْ ، وَلَكِنَّ الَّذِي حَدَثَ هُوَ أَنَّ مَذْهَبَ آرِيُوسَ ظَلَّ طَوَالَ الْقَرْنِ الرَّابِعِ بِأَكْمَلِهِ يَسْتَمْتِعُ بِمَحَبَّةِ الدَّوَائِرِ الرَّاقِيَةِ بِالْقُسْطَنْطِينِيَّةِ ، وَلَمْ يُقْضَ عَلَى ذَلِكَ الْمَذْهَبِ بِبِلَادِ الشَّرْقِ إِلَّا بَعْدَ انْعِقَادِ الْمَجْمَعِ الْمَسْكُونِيِّ الثَّانِي فِي سَنَةِ ٣٨١ ، أَمَّا فِي الْغَرْبِ فَإِنَّ هَذَا الْمَذْهَبَ عَاشَ قُرُونًا عَقِيدَةً يُؤْمِنُ بِهَا الْقُوطُ .
Konsili ekumenis pertama, yaitu Konsili Kalsedon/Nikaia, mengeluarkan keputusan untuk menjatuhkan laknat atas mereka. Namun, yang terjadi justru mazhab Arius ini sepanjang seluruh abad keempat tetap dinikmati dan dicintai oleh kalangan elite di Konstantinopel. Mazhab tersebut tidak berhasil ditumpas di negeri-negeri Timur melainkan setelah diadakannya Konsili Ekumenis Kedua pada tahun 381 M. Sedangkan di Barat, mazhab ini bertahan hidup selama berabad-abad sebagai akidah yang dianut oleh bangsa Goth.
وَظَلَّتِ الْإِسْكَنْدَرِيَّةُ طَوَالَ الْقَرْنِ الْخَامِسِ وَهِيَ تُحَاوِلُ أَنْ تُتَابِعَ نَصْرَهَا بِإِرْغَامِ الْمَسِيحِيَّةِ عَلَى الْأَخْذِ بِاللَّوْنِ الْخَاصِّ الَّذِي اتَّخَذَتْهُ لِلَاهُوتِهَا ، وَقَدْ سَنَحَتْ فُرْصَتُهَا الْمُوَاتِيَةُ عِنْدَمَا ذَهَبَ نَسْطُورِيُوسُ بَطْرِيرْكُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ إِلَى تَقْسِيمِ طَبِيعَةِ الْمَسِيحِ إِلَى شِقَّيْنِ : لَاهُوتِيٍّ وَنَاسُوتِيٍّ .
Aleksandria terus berupaya sepanjang abad kelima untuk melanjutkan kemenangannya dengan memaksa dunia Kristen mengadopsi corak khusus yang mereka pilih untuk teologinya. Kesempatan emas itu datang ketika Nestorius, Patriark Konstantinopel, membagi kodrat Kristus menjadi dua bagian: ilahi (lahut) dan insani (nasut).
وَكَرِهَ النَّاسُ هَذِهِ الْحَرَكَةَ لِأَنَّهَا تُهَاجِمُ مَكَانَةَ مَرْيَمَ الْبَتُولِ نَصِيرَةِ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ وَرَاعِيَتِهَا الْمَحْبُوبَةِ الَّتِي كَانَتْ مُهَدَّدَةً بِسَبَبِ ذَلِكَ إِلَى حِرْمَانِهَا مِنْ لَقَبِهَا : أُمِّ الرَّبِّ ، فَاتَّحَدَتْ رُومَا وَالْإِسْكَنْدَرِيَّةُ لِمُنَاهَضَةِ هَذَا الْمَذْهَبِ الْجَدِيدِ . وَاجْتَمَعَ الْمَجْلِسُ الْمَسْكُونِيُّ الثَّالِثُ فِي أَفَسُسَ وَأَصْدَرَ قَرَارَهُ ضِدَّ ذَلِكَ الْمَذْهَبِ بِفَضْلِ قُوَّةِ شَخْصِيَّةِ بَطْرِيرْكِ الْإِسْكَنْدَرِيَّةِ كِيرِلُسَ ، وَعَقِبَ ذَلِكَ الْمَجْمَعِ انْسَحَبَتْ بَعْضُ كَنَائِسِ شَمَالِ سُورِيَّةَ وَأَسَّسَتْ هَيْئَاتٍ مُسْتَقِلَّةً تَحْتَ حِمَايَةِ الْفُرْسِ .
Orang-orang membenci gerakan Nestorius ini karena dianggap menyerang kedudukan Perawan Maria, sang pelindung Konstantinopel sekaligus tokoh pujaan mereka, yang akibat pemikiran itu terancam kehilangan gelarnya sebagai "Bunda Allah" (Theotokos). Maka, Roma dan Aleksandria bersatu untuk menentang mazhab baru ini. Konsili Ekumenis Ketiga pun berkumpul di Efesus dan mengeluarkan keputusan menolak mazhab tersebut berkat kuatnya pengaruh kepribadian Patriark Aleksandria, Kirilos (Cyril). Menyusul konsili tersebut, beberapa gereja di utara Suriah memisahkan diri dan mendirikan lembaga-lembaga independen di bawah perlindungan bangsa Persia.
وَقَضَتِ الْإِسْكَنْدَرِيَّةُ عَلَى نَفْسِهَا بِفَرْطِ مُبَالَغَتِهَا ، فَقَدْ رَاحَ بَطْرِيرْكُهَا دِيُوسْقُورُوسُ يَغُوصُ وَرَاءَ نَظَرِيَّةِ ( بُوتِيخُوسَ ) عَنِ الْمَسِيحِ ، وَهِيَ النَّظَرِيَّةُ الدَّاعِيَةُ إِلَى وَحْدَةِ طَبِيعَةِ الْمَسِيحِ ، وَلَمْ تُوَافِقْ رُومَا عَلَى الْفِكْرَةِ وَآثَرَ الْبِلَاطُ الْإِمْبَرَاطُورِيُّ أَنْ يَتَمَشَّى مَعَ مِزَاجِ رُومَا . وَنَعَى الْمَجْلِسُ الْمَسْكُونِيُّ بِخَلْقِيدُونِيَّةَ عَلَى دِيُوسْقُورُوسَ آرَاءَهُ ، وَعِنْدَئِذٍ أَصْبَحَ أَصْحَابُ مَذْهَبِ وَحْدَةِ طَبِيعَةِ الْمَسِيحِ هَرَاطِقَةً وَصَارُوا مَوْضِعَ اضْطِهَادِ الْأَبَاطِرَةِ وَرِجَالِ الدِّينِ فِي رُومَا وَالْقُسْطَنْطِينِيَّةِ .
Namun Aleksandria akhirnya menghancurkan dirinya sendiri akibat sikapnya yang terlalu berlebihan. Patriarknya yang bernama Dioskorus mulai mendalami teori Eutyches tentang Kristus, yaitu teori yang menyerukan paham Monofisit (satu kodrat tunggal bagi Kristus). Roma tidak menyetujui gagasan ini, dan istana kekaisaran memilih untuk sejalan dengan kehendak Roma. Konsili Ekumenis Kalsedon akhirnya mengecam pandangan-pandangan Dioskorus. Sejak saat itu, para penganut paham satu kodrat Kristus (Monofisit) dinyatakan sebagai ahli bid'ah (heretik) dan menjadi sasaran persekusi oleh para kaisar serta pemuka agama di Roma dan Konstantinopel.
وَكَانَتِ الْمَسَائِلُ اللَّاهُوتِيَّةُ الْمُخْتَلَفُ عَلَيْهَا فِي الْخُصُومَاتِ الْمُتَعَلِّقَةِ بِوَحْدَةِ طَبِيعَةِ الْمَسِيحِ صَغِيرَةً نِسْبِيًّا ، فَقَدْ كَانَتْ تَدُورُ حَوْلَ الْفَرْقِ بَيْنِ طَبِيعَةٍ وَاحِدَةٍ وَطَبِيعَتَيْنِ لَا يُمْكِنُ الْفَصْلُ بَيْنَهُمَا . وَلَكِنَّ النَّتَائِجَ السِّيَاسِيَّةَ كَانَتْ هَائِلَةً ذَلِكَ أَنَّ مَذْهَبَ وَحْدَةِ طَبِيعَةِ الْمَسِيحِ ظَلَّ مُشْكِلَةً مُتَسَلِّطَةً عَلَى تَارِيخِ الْإِمْبَرَاطُورِيَّةِ زُهَاءَ قَرْنَيْنِ مِنَ الزَّمَانِ . وَفِي الْمَجْلِسِ الْمَسْكُونِيِّ الْخَامِسِ الْمُنْعَقِدِ فِي الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ فِي سَنَةِ ٥٥٣ اعْتَرَفَ يُوسْطِينْيَانُوسُ بِإِخْفَاقِهِ فِي نَشْرِ مِيثَاقٍ يُوَفِّقُ بَيْنَ الطَّرَفَيْنِ الْمُتَنَازِعَيْنِ .
Persoalan teologis yang diperselisihkan dalam pertikaian mengenai kodrat Kristus ini sebenarnya relatif kecil, karena hanya berkisar pada perbedaan antara "satu kodrat" atau "dua kodrat yang tidak dapat dipisahkan". Namun, dampak politiknya sangat luar biasa, di mana mazhab Monofisit ini tetap menjadi masalah yang mencengkeram sejarah kekaisaran selama hampir dua abad. Pada Konsili Ekumenis Kelima yang diadakan di Konstantinopel pada tahun 553 M, Kaisar Yustinianus mengakui kegagalannya dalam menyebarkan piagam kesepakatan yang dapat mendamaikan kedua belah pihak yang bertikai.
وَكَانَ نَبْذُ أَيِّ قَانُونٍ يَصْدُرُ عَنِ الْمَجَالِسِ الْعَامَّةِ لِلْكَنِيسَةِ يُعْتَبَرُ زَنْدَقَةً وَمُرُوقًا مِنَ الدِّينِ ، ذَلِكَ أَنَّ الْقَوْمَ كَانُوا يَرَوْنَ أَنَّ أَيَّ مَجْلِسٍ مَسْكُونِيٍّ هُوَ الْهَيْئَةُ الْمُلْهَمَةُ الَّتِي تَعُدُّ قَرَارَاتِهَا مُلْزِمَةً لِعَالَمِ الْمَسِيحِيَّةِ . وَقَدْ كَانَ كُلُّ مَذْهَبٍ يُعْرَضُ عَلَى الْمَجَالِسِ الْمَسْكُونِيَّةِ يَجِدُ لَهُ مُؤَيِّدِينَ وَأَنْصَارًا ، وَقَدْ كَانَ هَؤُلَاءِ يَظَلُّونَ عَلَى مَذْهَبِهِمْ حَتَّى بَعْدَ رَفْضِ الْمَجَالِسِ لِذَلِكَ الْمَذْهَبِ ، وَكَانَتِ النَّتِيجَةُ الطَّبِيعِيَّةُ انْشِقَاقَ الْعَالَمِ الْمَسِيحِيِّ إِلَى فِرَقٍ مُتَنَافِرَةٍ يُكَفِّرُ بَعْضُهَا بَعْضًا .
Penolakan terhadap hukum apa pun yang dikeluarkan oleh konsili umum gereja dianggap sebagai kesesatan dan keluar dari agama. Hal ini karena orang-orang menganggap bahwa setiap konsili ekumenis adalah lembaga yang mendapatkan ilham, yang keputusan-keputusannya dinilai mengikat bagi seluruh dunia Kristen. Setiap mazhab yang diajukan ke konsili ekumenis selalu menemukan pendukung dan pembela, dan mereka tetap berpegang teguh pada mazhabnya bahkan setelah konsili menolaknya. Akibat alamiahnya adalah pecahnya dunia Kristen menjadi sekte-sekte yang saling bertolak belakang dan saling mengafirkan satu sama lain.
فَتَحَ بُولُسُ أَبْوَابَ الْخِلَافِ عَلَى مَصَارِيعِهَا مُنْذُ أَنِ ادَّعَى أَنَّهُ رَسُولُ السَّيِّدِ الْمَسِيحِ إِلَى أَتْبَاعِهِ الْمُؤْمِنِينَ . وَلَمْ تَعْرِفِ الْمَسِيحِيَّةُ الِاسْتِقْرَارَ لَحْظَةً وَاحِدَةً بَعْدَ أَنْ تَطَوَّرَتْ مِنْ دِينٍ سَمْحٍ بَسِيطٍ ، دِينٍ سَمَاوِيٍّ يَدْعُو إِلَى الْإِسْلَامِ وَعِبَادَةِ اللَّهِ وَحْدَهُ كَكُلِّ الدِّيَانَاتِ السَّمَاوِيَّةِ مِنْ قَبْلِهِ إِلَى دِينٍ مُزِجَ بِالْفَلْسَفَةِ وَأَحْيَا الْوَثَنِيَّاتِ وَأَصْبَحَ مِيدَانًا لِأَهْوَاءِ الْبَشَرِ يُقَرِّرُونَ فِي مَجَامِعِهِمْ مَا يَشَاءُ الْأَبَاطِرَةُ وَأَصْحَابُ النُّفُوذِ ، وَيُضَاهِئُونَ قَوْلَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلِهِمْ فَصَارَتْ تَعَالِيمُ السَّمَاءِ تُنْسَخُ وَتُحَرَّفُ وَتُبَدَّلُ ، وَأَصْبَحَ الْإِلَهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ ! لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ ! وَأَصْبَحَ الْأَبُ وَالْمَسِيحُ الِابْنُ مَرَّةً أُخْرَى ! وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَنُ وَلَدًا . لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْئًا إِدًّا . تَكَادُ السَّمَوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ الْأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا . أَنْ دَعَوْا لِلرَّحْمَنِ وَلَدًا . وَمَا يَنْبَغِي لِلرَّحْمَنِ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا . إِنْ كُلُّ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ إِلَّا آتِي الرَّحْمَنِ عَبْدًا . وَأَصْبَحَ مَرَّةً ثَالِثَةً ثَالِثُ ثَلَاثَةٍ ! لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلَاثَةٍ ، وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلَّا إِلَهٌ وَاحِدٌ ، وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ . أَفَلَا يَتُوبُونَ إِلَى اللَّهِ وَيَسْتَغْفِرُونَهُ ، وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ . مَا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ كَانَا يَأْكُلَانِ الطَّعَامَ ، انْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ الْآيَاتِ ثُمَّ انْظُرْ أَنَّى يُؤْفَكُونَ .
Paulus membuka pintu perselisihan lebar-lebar sejak ia mengklaim dirinya sebagai rasul Al-Masih bagi para pengikutnya yang beriman. Kekristenan tidak pernah mengenal ketenangan sesaat pun setelah ia diubah; dari sebuah agama yang toleran lagi simpel—agama samawi yang menyerukan kepasrahan diri (Islam) dan peribadatan kepada Allah semata sebagaimana seluruh agama samawi sebelumnya—menjadi agama yang dicampur dengan filsafat serta menghidupkan kembali tradisi pagan. Ia menjadi panggung bagi hawa nafsu manusia yang menentukan di konsili-konsili mereka apa yang diinginkan oleh para kaisar dan pemilik kekuasaan, meniru ucapan orang-orang kafir terdahulu, sehingga ajaran langit dihapus, diubah, dan diganti. Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa pun diklaim sebagai Al-Masih putra Maryam! Sungguh telah kafir orang-orang yang berkata bahwa Allah adalah Al-Masih putra Maryam! Dan tuhan diubah lagi menjadi konsep Bapa dan Al-Masih sebagai Anak! Mereka berkata, "Tuhan Yang Maha Pengasih mempunyai anak." Sungguh kalian telah membawa suatu perkara yang sangat mungkar. Hampir saja langit pecah, bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh karena ucapan itu, karena mereka mengklaim Tuhan Yang Maha Pengasih mempunyai anak. Padahal tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pengasih mempunyai anak. Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi melainkan akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pengasih sebagai seorang hamba. Di kali ketiga, tuhan diubah menjadi yang ketiga dari yang tiga (Trinitas)! Sungguh telah kafir orang-orang yang mengatakan bahwa Allah adalah salah satu dari yang tiga, padahal tidak ada tuhan melainkan Tuhan Yang Maha Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan, pastilah orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa azab yang pedih. Mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampunan-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al-Masih putra Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya adalah seorang wanita yang sangat jujur, keduanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka dipalingkan (dari kebenaran).
وَكَانَ الْمَسِيحِيُّونَ يَرْقُبُونَ ظُهُورَ الْفَارَقْلِيطِ الَّذِي بَشَّرَ بِهِ الْمَسِيحُ ، وَقَدْ زَعَمَ بَعْضُهُمْ أَنَّهُمْ ذَلِكَ النَّبِيُّ الَّذِي بَشَّرَ بِهِ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ ، وَلَمْ يَجِدْ هَؤُلَاءِ أُذُنًا وَاعِيَةً فَلَمْ يَكُونُوا مِنْ أَبْنَاءِ أَعْمَامِ مُوسَى كَمَا بَشَّرَتِ التَّوْرَاةُ ، وَزَعَمَ مَانِي فِي فَارِسَ أَنَّهُ « الْفَارَقْلِيطُ » وَلَكِنَّ الزَّرَادَشْتِيِّينَ الْمُؤْمِنِينَ كَذَّبُوهُ وَقَالُوا إِنَّ زَرَادَشْتَ قَدْ بَشَّرَ بِنَبِيٍّ يَأْتِي مِنْ بِلَادِ الْعَرَبِ .
Kaum Kristen kala itu senantiasa menanti kemunculan Paraklitus (Sang Penolong/Ahmad) yang dikabarkan gembira oleh Al-Masih. Beberapa orang di antara mereka sempat mengklaim diri sebagai nabi yang dikabarkan oleh Isa putra Maryam tersebut, namun mereka tidak mendapatkan telinga yang mau mendengarkan, karena mereka bukan berasal dari kalangan saudara-saudara sepupu Musa (keturunan Ismail) sebagaimana yang dikabarkan oleh Taurat. Mani di Persia juga pernah mengklaim bahwa dirinya adalah "Paraklitus", namun orang-orang Zoroaster yang setia mendustakannya dan berkata bahwa Zoroaster telah mengabarkan tentang seorang nabi yang akan datang dari tanah Arab.
وَرَاحَ بَعْضُ الرُّهْبَانِ يَعْتَزِلُونَ الْعَالَمَ فِي صَوَامِعِهِمْ انْتِظَارًا لِمَجِيءِ « الْفَارَقْلِيطِ » ، وَكَانُوا إِذَا مَا خَرَجُوا مِنْ صَوَامِعِهِمْ يُحَدِّثُونَ النَّاسَ عَنِ النَّبِيِّ الْمُنْتَظَرِ الَّذِي بَشَّرَ بِهِ مُوسَى وَعِيسَى وَالْأَنْبِيَاءُ جَمِيعًا .
Sebagian rahib mulai mengasingkan diri dari dunia di dalam biara-biara mereka demi menanti kedatangan "Paraklitus". Ketika mereka keluar dari biaranya, mereka akan berbicara kepada orang-orang mengenai nabi yang ditunggu-tunggu, yang telah dikabarkan gembira oleh Musa, Isa, dan seluruh para nabi.
إِنَّهُ لَا يَتَكَلَّمُ مِنْ نَفْسِهِ بَلْ يَتَكَلَّمُ بِمَا يَسْمَعُ « لَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى . إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى . عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَى . » « وَسَيَمْكُثُ مَعَ النَّاسِ إِلَى الْأَبَدِ . » « يَا أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيرًا مِمَّا كُنْتُمْ تُخْفُونَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ . قَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُبِينٌ » .
"Sesungguhnya ia tidak berkata-kata dari dirinya sendiri, melainkan ia berkata-kata dari apa yang ia dengar." "Dan tidaklah yang diucapkannya itu menurut keinginannya. Tidak lain (Al-Qur'an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya), yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat." "Dan dia akan tinggal bersama manusia untuk selama-lamanya." "Wahai Ahli Kitab! Sungguh, Rasul Kami telah datang kepadamu, menjelaskan kepadamu banyak hal dari isi Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula) yang dibiarkannya. Sungguh, telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang jelas."
كَانَ الْأَسَاقِفَةُ وَالْقِدِّيسُونَ يَقُومُونَ بِالشَّعَائِرِ الدِّينِيَّةِ ، وَفِي نَفْسِ الْوَقْتِ يَرْعَوْنَ النُّجُومَ وَيُفَسِّرُونَ الْأَحْلَامَ وَيَعْقِدُونَ الْجَلَسَاتِ الَّتِي يَتَّخِذُونَ فِيهَا مِنَ الرَّاهِبَاتِ وَسِيطَاتٍ ، وَكَانَتِ النَّيَازِكُ وَالْكُسُوفُ تَدُلُّهُمْ عَلَى الْكَوَارِثِ وَالْمُلِمَّاتِ ، وَكَانَ رِجَالٌ مِنْهُمْ يَقُومُونَ بِالتَّنْجِيمِ وَقِرَاءَةِ الْمُسْتَقْبَلِ .
Para uskup dan orang-orang suci (santo) melaksanakan ritual keagamaan, sementara pada saat yang sama mereka juga mengamati bintang-bintang, menafsirkan mimpi, dan mengadakan sesi-sesi pertemuan dengan menjadikan para biarawati sebagai perantara (medium). Meteor dan gerhana menjadi petunjuk bagi mereka akan datangnya bencana serta kemalangan, dan ada orang-orang di antara mereka yang berprofesi sebagai ahli nujum dan pembaca masa depan.
وَكَانَتْ قَاعَةُ الْعَرْشِ فِي الْقَصْرِ الْقَيْصَرِيِّ بِالْقُسْطَنْطِينِيَّةِ تَسْتَقْبِلُ الْمُنَجِّمِينَ وَقُرَّاءَ الْمُسْتَقْبَلِ وَالنَّاظِرِينَ فِي النُّجُومِ . وَفِي ذَاتِ يَوْمٍ جَاءَ الْعَرَّافُونَ وَقَدْ أَطْرَقُوا بِرُؤُوسِهِمْ وَلَاحَ فِي وُجُوهِهِمُ الْهَمُّ الشَّدِيدُ ، فَقَالَ لَهُمُ الْإِمْبَرَاطُورُ :
Ruang singgasana di istana kaisar di Konstantinopel pun kerap menerima para ahli nujum, peramal masa depan, dan pengamat bintang. Pada suatu hari, para peramal datang dengan menundukkan kepala mereka dan tampak jelas kesedihan yang mendalam di wajah-wajah mereka. Sang Kaisar berkata kepada mereka:
— مَا وَرَاءَكُمْ ؟
— Ada berita apa di balik kalian?
فَلَزِمُوا الصَّمْتَ فَقَالَ الْقَيْصَرُ :
Mereka tetap diam membisu, lalu Kaisar berkata lagi:
— قُولُوا .
— Katakanlah!
— وَلَنَا الْأَمَانُ ؟
— Apakah kami dijamin aman?
— وَلَكُمُ الْأَمَانُ .
— Kalian dijamin aman.
فَقَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ :
Maka salah seorang dari mereka berkata:
— إِنَّ الْإِمْبَرَاطُورِيَّةَ سَيُدَمِّرُهَا شَعْبٌ مَخْتُونٌ ⁽¹⁾ .
— Sesungguhnya kekaisaran ini akan dihancurkan oleh kaum yang berkhitan. ⁽¹⁾
وَسَادَ الْقَاعَةَ وُجُومٌ ، وَلَمْ يَدُرْ بِخَلَدِ أَحَدٍ أَنَّ نِهَايَةَ الْإِمْبَرَاطُورِيَّةِ الرُّومَانِيَّةِ سَتَكُونُ عَلَى يَدِ الْعَرَبِ ، فَقَدْ كَانَ الْعَرَبُ فِي ذَلِكَ الْيَوْمِ الَّذِي وُلِدَ فِيهِ الْهُدَى أَهْوَنَ مِنْ أَنْ يَفْكِرَ الْأَبَاطِرَةُ فِيهِمْ . فَذَهَبَتِ الْأَفْكَارُ إِلَى الْيَهُودِ فَرَاحَ قَيَاصِرَةُ الرُّومِ يَضْطَهِدُونَهُمْ وَيَسُومُونَهُمْ مِنَ الْعَذَابِ أَلْوَانًا . بَيْنَمَا كَانَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ « الْفَارَقْلِيطُ » الَّذِي بُشِّرَ بِهِ عِيسَى بَيْنَ أَحْضَانِ آمِنَةَ بِنْتِ وَهْبٍ فِي دُورِ بَنِي هَاشِمٍ الَّتِي تُطِلُّ مِنْ فَوْقِ الصَّفَا عَلَى الْكَعْبَةِ ..
Suasana hening mencekam seketika menguasai ruangan. Tidak terlintas dalam benak siapa pun bahwa akhir dari Kekaisaran Romawi akan berada di tangan bangsa Arab, karena pada hari lahirnya sang penuntun (Nabi Muhammad) itu, bangsa Arab dianggap terlalu remeh untuk dipikirkan oleh para kaisar. Maka pikiran mereka tertuju kepada kaum Yahudi, sehingga para Kaisar Romawi mulai mempersekusi mereka dan menimpakan berbagai macam siksaan yang keji. Padahal di saat yang sama, Muhammad bin Abdullah, "Sang Paraklitus" yang dikabarkan gembira oleh Isa, sedang berada dalam dekapan Aminah binti Wahb di perkampungan Bani Hasyim, yang menghadap ke arah Ka'bah dari atas bukit Shafa...

Catatan Kaki (Footnotes):

⁽¹⁾ Lihat Fredegarius dalam M.P.L. jilid 71 hlm 646.

⁽¹⁾ انظر فريد جاريوس فى .M.P.L مج ٧١ ص ٦٤٦ .

« Artikel Baru BABA Artikel Lama » BABA

Silakan Kasih Masukan & Sapa BABA di Sini:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

📸 Momen Berkesan

Kenangan At Puncak

"Keluarga Besar HaMaSah Betawi Cengkareng - Kenangan At Rumah Kayu Kenanga"

📜OFFICIAL WIDGET USTADZ BETAWI NYABLAK

Mengharap Ridho Allah...

BUTIRAN HIKMAH

Merajut Asa...

ANGKATAN CLASSIC GONTOR '91
WA
Abi
YT
Abi
IG
Abi
FB
Abi