مَنْظُومَةُ عَقِيدَةِ الْعَوَامِّ
Karya Syekh Ahmad al-Marzuqi al-Maliki al-Makki (رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى)
١ - أَبْدَأُ بِاسْمِ اللهِ وَالرَّحْمَنِ * وَبِالرَّحِيْمِ دَائِمِ الْإِحْسَانِ
Artinya: 1) Aku memulai dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, dan Yang Maha Penyayang yang senantiasa memberikan kebaikan.
٢ - فَالْحَمْدُ للهِ الْقَدِيْمِ الْأَوَّلِ * وَالْآخِرِ الْبَاقِي بِلَا تَحَوُّلِ
Artinya: 2) Maka segala puji bagi Allah Yang Maha Dahulu, Yang Awal, Yang Akhir, dan Yang Kekal tanpa ada perubahan.
٣ - ثُمَّ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ سَرْمَدَا * عَلَى النَّبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ وَحَدَا
Artinya: 3) Kemudian selawat dan salam semoga tercurah selamanya kepada Nabi, sebaik-baik orang yang telah mentauhidkan Allah.
٤ - وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعْ * سَبِيْلَ دِيْنِ الْحَقِّ غَيْرَ مُبْتَدِعْ
Artinya: 4) Juga kepada keluarga, sahabat, dan orang yang mengikuti jalan agama yang benar tanpa melakukan bid'ah.
٥ - وَبَعْدُ فَاعْلَمْ بِوُجُوْبِ الْمَعْرِفَهْ * مِنْ وَاجِبِ اللهِ عِشْرِيْنَ صِفَهْ
Artinya: 5) Dan setelah itu, ketahuilah akan wajibnya mengenal dua puluh sifat yang wajib bagi Allah.
٦ - فَاللهُ مَوْجُوْدٌ قَدِيْمٌ بَاقِي * مُخَالِفٌ لِلْخَلْقِ بِالْإِطْلَاقِ
Artinya: 6) Maka Allah itu Ada (Wujud), Dahulu (Qadim), Kekal (Baqa), berbeda dengan makhluk secara mutlak.
٧ - وَقَائِمٌ غَنِيٌّ وَوَاحِدٌ وَحَيْ * قَادِرٌ مُرِيْدٌ عَالِمٌ بِكُلِّ شَيْ
Artinya: 7) Berdiri sendiri, Maha Kaya, Maha Esa, Maha Hidup, Maha Kuasa, Maha Berkehendak, dan Maha Mengetahui atas segala sesuatu.
٨ - سَمِيْعٌ الْبَصِيْرُ وَالْمُتَكَلِّمُ * لَهُ صِفَاتٌ سَبْعَةٌ تَنْتَظِمُ
Artinya: 8) Maha Mendengar, Maha Melihat, dan Maha Berfirman; bagi-Nya ada tujuh sifat (Ma'ani) yang tersusun rapi.
٩ - فَقُدْرَةٌ إِرَادَةٌ سَمْعٌ بَصَرْ * حَيَاةٌ الْعِلْمُ كَلَامٌ اسْتَمَرْ
Artinya: 9) Yaitu: Kuasa (Qudrah), Berkehendak (Iradah), Mendengar (Sam'u), Melihat (Bashar), Hidup (Hayat), Ilmu, dan Kalam yang terus-menerus.
١٠ - وَجَائِزٌ بِفَضْلِهِ وَعَدْلِهِ * تَرْكٌ لِكُلِّ مُمْكِنٍ كَفِعْلِهِ
Artinya: 10) Dan adalah jaiz (boleh) bagi Allah dengan karunia dan keadilan-Nya, untuk meninggalkan setiap hal yang mungkin atau melakukannya.
١١ - أَرْسَلَ أَنْبِيَا ذَوِي فَطَانَه * بِالصِّدْقِ وَالتَّبْلِيْغِ وَالْأَمَانَهْ
Artinya: 11) Allah telah mengutus para Nabi yang memiliki kecerdasan (fathanah), kejujuran (shidq), menyampaikan (tabligh), dan amanah.
١٢ - وَجَائِزٌ فِي حَقِّهِمْ مِنْ عَرَضِ * بِغَيْرِ نَقْصٍ كَخَفِيْفِ الْمَرَضِ
Artinya: 12) Dan adalah boleh (jaiz) pada hak mereka tertimpa sifat manusia (aradh basyariyyah) tanpa mengurangi derajat mereka, seperti sakit yang ringan.
١٣ - عِصْمَتُهُمْ كَسَائِرِ الْمَلَائِكَةِ * وَاجِبَةٌ وَفَاضَلُوا الْمَلَائِكَةِ (١)
Artinya: 13) Terjaganya mereka dari dosa (ishmah) adalah wajib seperti para malaikat lainnya, dan mereka (para Nabi) lebih utama daripada malaikat.
١٤ - وَالْمُسْتَحِيْلُ : ضِدُّ كُلِّ وَاجِبِ * فَاحْفَظْ لِخَمْسِيْنَ بِحُكْمٍ وَاجِبِ
Artinya: 14) Dan (sifat) Mustahil adalah lawan dari setiap (sifat) Wajib, maka hafallah lima puluh (aqidah) sebagai hukum yang wajib.
١٥ - تَفْصِيْلُ خَمْسَةٍ وَعِشْرِيْنَ لَزِمْ * كُلَّ مُكَلَّفٍ فَحَقِّقْ وَاغْتَنِمْ
Artinya: 15) Rincian dua puluh lima (Nabi/Rasul) adalah wajib bagi setiap mukallaf, maka yakinkanlah dan raihlah keuntungan.
١٦ - هُمْ آدَمٌ إِدْرِيْسُ نُوْحٌ هُوْدُ مَعْ * صَالِحْ وَإِبْرَاهِيْمُ كُلٌّ مُتَّبَعْ
Artinya: 16) Mereka adalah Adam, Idris, Nuh, Hud, beserta Shaleh dan Ibrahim yang semuanya diikuti.
١٧ - لُوْطٌ وَإِسْمَاعِيْلُ إِسْحَاقُ كَذَا * يَعْقُوْبُ يُوْسُفُ وَأَيُّوْبُ احْتَذَى
Artinya: 17) Luth, Ismail, Ishaq, demikian pula Ya'qub, Yusuf, dan Ayyub yang mengikuti (jejak nabi sebelumnya).
١٨ - شُعَيْبُ هَارُوْنُ وَمُوْسَى وَالْيَسَعْ * ذُو الْكِفْلِ دَاوُوْدُ سُلَيْمَانُ اتَّبَعْ
Artinya: 18) Syu'aib, Harun, Musa, al-Yasa', Dzulkifli, Dawud, Sulaiman yang mengikuti.
١٩ - إِلْيَاسُ يُوْنُسُ زَكَرِيَّا يَحْيَى * عِيْسَى وَطَهَ خَاتِمٌ دَعْ غَيَّا
Artinya: 19) Ilyas, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa, dan Thaha (Muhammad) sebagai penutup, maka tinggalkanlah kesesatan.
٢٠ - عَلَيْهِمُ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ * وَآلِهِمْ مَا دَامَتِ الْأَيَّامُ
Artinya: 20) Atas mereka (tercurah) selawat dan salam, juga atas keluarga mereka selama hari-hari masih ada.
٢١ - وَالْمَلَكُ الَّذِي بِلَا أَبٍ وَأُمْ * لَا أَكْلَ لَا شُرْبَ وَلَا نَوْمَ لَهُمْ
Artinya: 21) Adapun Malaikat itu adalah (makhluk) yang tanpa ayah dan ibu, tidak makan, tidak minum, dan tidak tidur bagi mereka.
٢٢ - تَفْصِيْلُ عَشْرٍ مِنْهُمُ جِبْرِيْلُ * مِيْكَالُ إِسْرَافِيْلُ عَزْرَائِيْلُ
Artinya: 22) Rincian sepuluh dari mereka adalah Jibril, Mikail, Israfil, 'Azrail.
٢٣ - مُنْكَرْ نَكِيْرٌ وَرَقِيْبٌ وَكَذَا * عَتِيْدُ مَالِكٌ وَرِضْوَانُ احْتَذَى
Artinya: 23) Munkar, Nakir, Raqib, demikian pula 'Atid, Malik, dan Ridwan yang mengikuti.
٢٤ - أَرْبَعَةٌ مِنْ كُتُبٍ تَفْصِيْلُهَا * «تَوْرَاةُ» مُوْسَى بِالْهُدَى تَنْزِيْلُهَا
Artinya: 24) Empat dari kitab-kitab (Allah) rinciannya adalah: "Taurat" bagi Musa diturunkan dengan membawa petunjuk.
٢٥ - «زَبُوْرُ» دَاوُوْدٍ وَ«إِنْجِيْلُ» عَلَى * عِيْسَى وَ«فُرْقَانٌ» عَلَى خَيْرِ الْمَلَا
Artinya: 25) Zabur bagi Dawud, "Injil" bagi Isa, dan "Furqan" (Al-Qur'an) bagi sebaik-baik manusia (Muhammad).
٢٦ - وَصُحُفُ الْخَلِيْلِ وَالْكَلِيْمِ * فِيْهَا كَلَامُ الْحَكَمِ الْعَلِيْمِ
Artinya: 26) Serta suhuf (lembaran-lembaran) al-Khalil (Ibrahim) dan al-Kalim (Musa), di dalamnya terdapat kalam (firman) Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
٢٧ - وَكُلُّ مَا أَتَى بِهِ الرَّسُوْلُ * فَحَقُّهُ التَّسْلِيْمُ وَالْقَبُوْلُ
Artinya: 27) Dan segala apa yang dibawa oleh Rasul, maka haknya adalah (bagi kita untuk) berserah diri dan menerima.
٢٨ - إِيْمَانُنَا بِيَوْمِ آخِرٍ وَجَبْ * وَكُلِّ مَا كَانَ بِهِ مِنَ الْعَجَبْ
Artinya: 28) Iman kita kepada Hari Akhir hukumnya wajib, beserta segala perkara ajaib yang terjadi di dalamnya.
٢٩ - خَاتِمَةٌ فِي ذِكْرِ بَاقِي الْوَاجِبِ * مِمَّا عَلَى مُكَلَّفٍ مِنْ وَاجِبِ
Artinya: 29) Penutup, dalam menyebutkan sisa hal-hal yang wajib, yang termasuk dalam kewajiban bagi setiap mukallaf.
٣٠ - نَبِيُّنَا مُحَمَّدٌ قَدْ أُرْسِلَا * لِلْعَالَمِيْنَ رَحْمَةً وَفُضِّلَا
Artinya: 30) Nabi kita Muhammad telah diutus bagi seluruh alam sebagai rahmat dan beliau telah diberi keutamaan.
٣١ - أَبُوْهُ عَبْدُ اللهِ عَبْدُ الْمُطَّلِبْ * وَهَاشِمٌ عَبْدُ مَنَافٍ يَنْتَسِبْ
Artinya: 31) Ayah beliau adalah Abdullah bin Abdul Mutthalib, dan nasabnya bersambung kepada Hashim bin Abdu Manaf.
٣٢ - وَأُمُّهُ آمِنَةُ الزُّهْرِيَّهْ * أَرْضَعَهُ حَلِيْمَةُ السَّعْدِيَّهْ
Artinya: 32) Ibunda beliau adalah Aminah az-Zuhriyyah, dan beliau disusui oleh Halimah as-Sa'diyyah.
٣٣ - مَوْلِدُهُ بِمَكَّةَ الْأَمِيْنَهْ * وَفَاتُهُ بِطَيْبَةَ الْمَدِيْنَهْ
Artinya: 33) Tempat lahir beliau di Makkah yang aman, dan wafat beliau di Thayyibah (Madinah).
٣٤ - أَتَمَّ قَبْلَ الْوَحْيِ أَرْبَعِيْنَا * وَعُمْرُهُ قَدْ جَاوَزَ السِّتِّيْنَا
Artinya: 34) Beliau menyempurnakan usia empat puluh tahun sebelum turunnya wahyu, dan umur beliau telah melewati vanished enam puluh tahun.
٣٥ - وَسَبْعَةٌ أَوْلَادُهُ فَمِنْهُمُ * ثَلَاثَةٌ مِنَ الذُّكُوْرِ تُفْهَمُ
Artinya: 35) Anak-anak beliau berjumlah tujuh orang, tiga di antaranya adalah laki-laki, harap dipahami.
٣٦ - قَاسِمْ وَعَبْدُ اللهِ وَهُوَ الطَّيِّبُ * وَطَاهِرٌ بِذَيْنِ ذَا يُلَقَّبُ
Artinya: 36) Qasim dan Abdullah yang dijuluki at-Thayyib dan at-Thahir, dengan dua julukan itulah ia (Abdullah) dipanggil.
٣٧ - أَتَاهُ إِبْرَاهِيْمُ مِنْ سُرِّيَّهْ * فَأُمُّهُ مَارِيَةُ الْقِبْطِيَّهْ
Artinya: 37) Ibrahim datang kepada beliau dari sebuah budak wanita (sirriyyah), maka ibunya adalah Mariyah al-Qibthiyyah.
٣٨ - وَغَيْرُ إِبْرَاهِيْمَ مِنْ خَدِيْجَهْ * هُمْ سِتَّةٌ فَخُذْ بِهِمْ وَلِيْجَهْ
Artinya: 38) Dan selain Ibrahim, (anak-anak beliau) berasal dari Khadijah; jumlah mereka ada enam, maka ambillah kecintaan kepada mereka.
٣٩ - وَأَرْبَعٌ مِنَ الْإِنَاثِ تُذْكَرُ * رِضْوَانُ رَبِّي لِلْجَمِيْعِ يُذْكَرُ
Artinya: 39) Dan empat orang anak perempuan disebutkan, semoga ridha Tuhanku tercurah untuk semuanya.
٤٠ - فَاطِمَةُ الزَّهْرَاءُ بَعْلُهَا عَلِي * وَابْنَاهُمَا السِّبْطَانِ فَضْلُهُمْ جَلِي
Artinya: 40) Fatimah az-Zahra yang suaminya adalah Ali, dan kedua putra mereka adalah dua cucu Nabi (Hasan dan Husain) yang keutamaannya sudah jelas.
٤١ - فَزَيْنَبٌ وَبَعْدَهَا رُقَيَّهْ * وَأُمُّ كُلْثُوْمٍ زَكَتْ رَضِيَّهْ
Artinya: 41) Kemudian Zainab dan setelahnya Ruqayyah, serta Ummu Kultsum yang suci dan diridhai.
٤٢ - عَنْ تِسْعِ نِسْوَةٍ وَفَاةُ الْمُصْطَفَى * خُيِّرْنَ فَاخْتَرْنَ النَّبِيَّ الْمُقْتَفَى
Artinya: 42) Nabi al-Musthafa wafat meninggalkan sembilan istri; mereka telah diberi pilihan lalu mereka memilih Nabi yang diikuti.
٤٣ - عَائِشَةٌ وَحَفْصَةٌ وَسَوْدَةُ * صَفِيَّةٌ مَيْمُوْنَةٌ وَرَمْلَةُ
Artinya: 43) Aisyah, Hafshah, Saudah, Shafiyyah, Maimunah, dan Ramlah.
٤٤ - هِنْدٌ وَزَيْنَبُ كَذَا جُوَيْرِيَهْ * لِلْمُؤْمِنِيْنَ أُمَّهَاتٌ مُرْضِيَهْ
Artinya: 44) Hindun dan Zainab, begitu pula Juwairiyah; bagi kaum mukminin, mereka adalah ibu-ibu yang diridhai.
٤٥ - حَمْزَةُ عَمُّهُ وَعَبَّاسٌ كَذَا * عَمَّتُهُ صَفِيَّةٌ ذَاتُ احْتِذَا
Artinya: 45) Hamzah adalah paman Nabi, demikian pula Abbas; begitu pun bibi beliau, Shafiyyah, yang mengikuti jalan kebenaran.
٤٦ - وَقَبْلَ هِجْرَةِ النَّبِيِّ الإِسْرَا * مِنْ مَكَّةٍ لَيْلاً لِقُدْسٍ يُدْرَى
Artinya: 46) Dan sebelum Nabi hijrah, terjadilah Isra; dari Makkah pada malam hari menuju Baitul Maqdis yang telah diketahui.
٤٧ - وَبَعْدَ إِسْرَاءٍ عُرُوجٌ لِلسَّمَا * حَتَّى رَأَى النَّبِيُّ رَبَّاً كَلَّمَا
Artinya: 47) Dan setelah Isra, beliau melakukan Mi'raj (naik) ke langit; hingga Nabi melihat Tuhan yang berfirman kepadanya.
٤٨ - مِنْ غَيْرِ كَيْفٍ وَانْحِصَارٍ وَافْتَرَضْ * عَلَيْهِ خَمْساً بَعْدَ خَمْسِينَ فَرَضْ
Artinya: 48) Tanpa menanyakan bagaimana dan tanpa batas (ruang); dan Allah mewajibkan kepadanya shalat lima waktu setelah sebelumnya lima puluh waktu yang difardhukan.
٤٩ - وَبَلَّغَ الْأُمَّةَ بِالإِسْرَاءِ * وَفَرْضِ خَمْسَةٍ بِلَا امْتِرَاءِ
Artinya: 49) Beliau menyampaikan kepada umat tentang peristiwa Isra; dan kewajiban shalat lima waktu tanpa keraguan sedikit pun.
٥٠ - قَدْ فَازَ صِدِّيقٌ بِتَصْدِيقٍ لَهُ * وَبِالْعُرُوجِ الصِّدْقُ وَافَى أَهْلَهُ
Artinya: 50) Sungguh Abu Bakar Ash-Shiddiq telah beruntung karena membenarkannya; dan dengan peristiwa Mi'raj itu, kebenaran telah sampai kepada pemiliknya.
٥١ - وَهَذِهِ عَقِيْدَةٌ مُخْتَصَرَهْ * وَلِلْعَوَامِ سَهْلَةٌ مُيَسَّرَهْ
Artinya: 51) Inilah ringkasan akidah; yang mudah dan gampang bagi orang awam.
٥٢ - نَاظِمُ تِلْكَ أَحْمَدُ الْمَرْزُوقِي * مَنْ يَنْتَمِي لِلصَّادِقِ الْمَصْدُوقِ
Artinya: 52) Penyusun nazhom ini adalah Ahmad Al-Marzuqi; sosok yang menisbatkan dirinya kepada (Rasulullah) yang jujur dan dibenarkan.
٥٣ - وَالْحَمْدُ لِلهِ وَصَلَّى سَلَّمَا * عَلَى النَّبِيِّ خَيْرِ مَنْ قَدْ عَلَّمَا
Artinya: 53) Segala puji bagi Allah, semoga shalat dan salam senantiasa tercurah; kepada Nabi, sebaik-baik orang yang telah mengajar.
٥٤ - وَالآلِ وَالصَّحْبِ وَكُلِّ مُرْشِدِ * وَكُلِّ مَنْ بِخَيْرِ هَدْيٍ يَقْتَدِي
Artinya: 54) Juga kepada keluarga, sahabat, dan setiap pembimbing; serta setiap orang yang mengikuti petunjuk yang baik.
٥٥ - وَأَسْأَلُ الْكَرِيمَ إِخْلَاصَ الْعَمَلْ * وَنَفْعَ كُلِّ مَنْ بِهَا قَدِ اشْتَغَلْ
Artinya: 55) Dan aku memohon kepada Dzat Yang Maha Pemurah keikhlasan dalam beramal; serta kemanfaatan bagi setiap orang yang menyibukkan diri dengannya (mempelajari nazhom ini).
٥٦ - أَبْيَاتُهَا (مَيْزٌ) بِعَدِّ الْجُمَّلِ * تَارِيخُهَا (لِي حَيُّ غُرٍّ) جُمَّلِ
Artinya: 56) Jumlah bait-baitnya adalah (Maizu/57) menurut hitungan abjad Jummal; dan tahun penulisannya adalah (Li Hayyu Ghurrin/1258 H) menurut hitungan Jummal.
٥٧ - سَمَّيْتُهَا عَقِيْدَةَ الْعَوَامِ * مِنْ وَاجِبٍ فِي الدِّينِ بِالتَّمَامِ
Artinya: 57) Aku menamainya Aqidatul Awwam; yang mencakup kewajiban-kewajiban dalam agama secara sempurna.
(١) وَالْمَحْفُوظُ عِنْدَ بَعْضِ طَلَبَةِ الْعِلْمِ : ( مَلَائِكَة ) .
Catatan Kaki Asli: (1) Dan yang terjaga (masyhur) di kalangan sebagian penuntut ilmu adalah lafadz: ( ملائكة / mala-ikah ).
Kata مَيْزٌ dipilih oleh Syekh Ahmad al-Marzuqi sebagai perlambang total jumlah bait 'Aqidatul 'Awam. Rincian nilainya:
| Huruf Hijaiyah | Nama Huruf | Nilai Baku |
|---|---|---|
| م | Mim | 40 |
| ي | Ya | 10 |
| ز | Zain | 7 |
40 (م) + 10 (ي) + 7 (ز) = 57
Tepat sesuai fakta bahwa nadhom ini berjumlah 57 bait penuh.
Kalimat ini merupakan kode rahasia tahun rampungnya penulisan kitab ini. Mari kita urai satu per satu:
| Kata | Huruf | Nilai per Huruf |
|---|---|---|
| لِي | ل (Lam) | 30 |
| ي (Ya) | 10 | |
| حَيُّ | ح (Ha) | 8 |
| ي (Ya)* | 10 (Tasydid tidak dihitung ganda) | |
| غُرٍّ | غ (Ghein) | 1000 |
| ر (Ra)* | 200 (Hanya dihitung satu huruf) |
30 + 10 + 8 + 10 + 1000 + 200 = 1258
Artinya naskah ini selesai ditulis pada tahun masehi lampau, bertepatan tahun 1258 Hijriyah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar